Pangdam V/Brawijaya Terima Audiensi Kajati Jatim, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Stabilitas Wilayah

Berita

SURABAYA, Rabu 8 Juli 2026 – Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A., menerima audiensi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar Affandi, S.H., M.H., beserta jajaran di Makodam V/Brawijaya, Rabu, 08 Jul 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung penegakan hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta meningkatkan koordinasi antarinstansi di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur beserta seluruh jajaran yang telah berkenan melaksanakan audiensi di Makodam V/Brawijaya. Kehadiran Kajati Jatim dinilai sebagai wujud komitmen bersama dalam mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Kedua pimpinan lembaga membahas penguatan komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dalam pelaksanaan tugas sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di bidang hukum, keamanan, dan dinamika lingkungan strategis.

Selanjutnya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya membangun sinergi antarlembaga sebagai fondasi utama dalam menjaga kepentingan nasional, memperkokoh supremasi hukum, serta menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, tantangan yang semakin kompleks menuntut setiap institusi negara untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kerja sama yang berkesinambungan.

Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa hubungan baik antara Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selama ini telah memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya stabilitas wilayah. Sinergi tersebut dibangun atas dasar saling menghormati, saling memahami tugas dan kewenangan, serta semangat untuk saling mendukung dalam pelaksanaan tugas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bekerja secara mandiri, tetapi juga oleh kemampuan membangun jejaring kerja yang solid, komunikasi yang terbuka, dan kepercayaan yang terus dipelihara antarinstansi.

“Kami memandang bahwa keberhasilan suatu institusi tidak pernah lahir dari kemampuan bekerja secara sendiri-sendiri, melainkan dari kemampuan membangun jejaring kerja yang solid, komunikasi yang terbuka, serta kepercayaan yang terus dipelihara. Oleh karena itu, forum audiensi seperti ini memiliki arti yang jauh lebih luas daripada sekadar pertemuan formal,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya menegaskan komitmen Kodam V/Brawijaya untuk terus memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui koordinasi yang intensif, komunikasi yang berkesinambungan, serta kolaborasi yang profesional, proporsional, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Audiensi tersebut juga diharapkan mampu memperluas kemitraan strategis antara kedua institusi sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi, solusi, dan langkah konkret dalam menjawab dinamika yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif.

Melalui sinergi yang semakin erat antara Kodam V/Brawijaya dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat dalam menjaga stabilitas daerah, memperkokoh penegakan hukum, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, tertib, adil, dan sejahtera.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News