Menteri Ara: Program 3 Juta Rumah Tahun 2026 Fokus ke Rusun

Berita

Jakarta, Jumat 23 Januari 2026- Pemerintah akan mengfokuskan pembanguan rumah susun (rusun) subsidi sebagai roadmap program 3 juta rumah untuk tahun 2026

“Tahun ini prioritas kami adalah membangun rumah susun subsidi,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) pada hari Rabu (22/1)

Adapun alasannya dibeberkan oleh Ara yaitu agar tercipta keseimbangan dengan penjualan rumah tapak subsidi yang mendominasi penyaluran FLPP serta sebagai solusi minimnya ketersediaan lahan di kawasan perkotaan

“Ini untuk konsumen yaitu rakyat, rakyat itu artinya MBR yakni Masyarakat Berpenghasilan Rendah, yang harus kita kasihkan kesempatan tinggal di tempat layak ya, untuk bisa negara hadir menyiapkan perumahan,” tambahnya

Pembangunan rusun FLPP tahap pertama akan dibangun di kawasan Meikarta dengan menggandeng Lippo Group

baca juga: Pemerintah Bakal Bangun Rusun Murah 18 Tower di Meikarta

Sementara itu BP Tapera mengungkap bahwa penyaluran FLPP untuk rusun subsidi sangatlah minim. Di tahun 2025, badan tersebut hanya menyalurkan 3 unit saja. Sejak pertama kali program tersebut diluncurkan di tahun 2011, BP Tapera hanya menyalurkan 638 unit rusun hingga akhir Desember 2025

baca juga: Mindset Masyarakat Buat BP Tapera Sulit Salurkan Rusun FLPP