Revitalisasi Gedung Eks Hi-Tech Mall Surabaya Ditargetkan Rampung Mei 2026

Berita

SURABAYA, 16 JANUARI 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mempercepat revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mall. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke bangunan tersebut, Rabu (14/1/2026) siang, untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di bagian luar maupun dalam gedung.

Dalam sidak itu, Eri Cahyadi didampingi jajaran kepala perangkat daerah (PD) Pemkot Surabaya. Ia memastikan perbaikan gedung akan segera dilakukan secara menyeluruh, dengan fokus utama pada area basement dan lantai dasar.

Selain itu, perbaikan total juga menyasar fasad bangunan serta pilar-pilar gedung.

“Ada beberapa perbaikan yang akan kita lakukan. Sambil berjalan, teman-teman dari pariwisata juga mendata pelaku ekonomi kreatif dan anak-anak muda yang nantinya akan menempati gedung ini. Insya Allah, akan kita gratiskan selama enam bulan,” ujar Eri Cahyadi.

Usai direvitalisasi, gedung eks Hi-Tech Mall direncanakan bertransformasi menjadi pusat aktivitas anak muda Surabaya. Fungsinya akan mencakup ruang hiburan, wadah ekonomi kreatif, olahraga, hingga ruang berkumpul komunitas.

Pemkot Surabaya juga berencana menggandeng pelaku usaha food and beverage (FnB) untuk turut meramaikan kawasan tersebut.

“Nanti namanya akan kita sayembarakan. Targetnya, saat Hari Jadi Kota Surabaya bulan Mei, basement dan lantai dasar sudah bisa ditempati. Untuk lantai dua dan tiga, semoga juga sudah bisa digunakan, termasuk sebagai tempat pertunjukan anak-anak,” jelas Eri.

Ia menambahkan, sejumlah pekerjaan revitalisasi saat ini telah memasuki tahap akhir. “Strukturnya sudah selesai, tinggal finishing. Seperti pembungkus pilar dan permainan lampu. Detailing-nya yang sedang kita kebut, target kita 31 Mei,” ungkapnya.

Cak Eri berharap proses revitalisasi bisa berlanjut hingga lantai tiga. Nantinya, lantai tersebut akan difungsikan sebagai ruang pertunjukan dan aktivitas kreatif anak-anak.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga membuka peluang kerja sama dengan investor lokal untuk mengembangkan area tersebut, termasuk integrasi antara industri kreatif dan sektor FnB.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, memastikan aktivitas pedagang elektronik di lantai satu tetap berjalan.

Pasalnya, fokus perbaikan saat ini hanya pada basement, lantai dasar, pilar, dan fasad gedung. “Pedagang elektronik tidak dipindah, tetap berjualan di lantai satu,” tegas Iman.