
SURABAYA, 20 JANUARI 2026 – Gangguan operasional akibat banjir di jalur kereta api lintas utara masih berdampak pada perjalanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 8 Surabaya. KAI Daop 8 Surabaya kembali melakukan rekayasa pola operasi dengan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh, Senin (19/1/2026).
Langkah ini diambil meski jalur KA lintas utara telah kembali dapat dilalui. Namun, keterbatasan kecepatan dan pengaturan perjalanan secara bergantian membuat potensi keterlambatan masih tinggi.
Untuk menjaga kelancaran perjalanan KA lainnya sekaligus memastikan aspek keselamatan, KAI memilih melakukan pembatalan secara selektif.
Sejumlah perjalanan KA yang terdampak pembatalan antara lain KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol. Kemudian KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Gajayana relasi Malang–Gambir, serta KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa kondisi jalur KA saat ini masih dalam tahap pemulihan pascabanjir. Oleh karena itu, KAI menerapkan pengaturan perjalanan secara bertahap guna menyesuaikan kesiapan sarana, prasarana, serta rangkaian kereta yang beroperasi.
“Keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama kami. Meskipun jalur sudah dapat dilewati, pengoperasian kereta api masih dilakukan dengan kecepatan terbatas untuk memastikan keamanan,” kata Mahendro.
Selain pembatalan perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan penyesuaian rangkaian kereta atau stamformasi pada beberapa layanan.
Penyesuaian tersebut diterapkan pada KA Harina relasi Surabaya Pasarturi–Bandung, KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen, serta KA Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng.
Menurut Mahendro, optimalisasi rangkaian ini bertujuan menjaga keberlangsungan layanan kereta api yang masih beroperasi sekaligus mempercepat proses normalisasi perjalanan secara keseluruhan.
Petugas di lapangan terus disiagakan untuk memantau kondisi jalur dan memastikan standar keselamatan tetap terpenuhi.
KAI pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan operasional tersebut.
Sebagai bentuk layanan kepada penumpang, KAI memberikan opsi pengembalian tiket secara penuh maupun penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan.
“Pelanggan yang terdampak pembatalan dapat melakukan refund 100 persen di luar biaya pemesanan atau reschedule tanpa biaya tambahan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” jelasnya.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI agar dapat menyesuaikan rencana perjalanan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.