Pemimpin Oposisi Venezuela Hadiahkan Medali Nobel untuk Trump

Berita

Washington DC, Jumat 16 Januari 2026- Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, melakukan pertemuan bersejarah dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada Kamis (15/1)

Dalam pertemuan tatap muka pertama tersebut, Machado secara mengejutkan menyerahkan medali Hadiah Nobel Perdamaian miliknya kepada Trump sebagai bentuk pengakuan atas komitmen AS terhadap kebebasan Venezuela

“Saya pikir hari ini adalah hari bersejarah bagi warga Venezuela,” ujar Machado. Ia menyamakan aksinya dengan momen sejarah saat Marquis de Lafayette memberikan medali George Washington kepada Simon Bolivar 200 tahun lalu. Menurutnya, medali ini adalah tanda persaudaraan dalam perjuangan melawan tirani.

Pertemuan ini terjadi hanya beberapa minggu setelah pasukan AS menangkap Nicolás Maduro di Caracas atas tuduhan perdagangan narkoba

Meski Trump memuji Machado sebagai “wanita luar biasa”, ia belum memberikan dukungan penuh bagi Machado untuk memimpin Venezuela. Trump saat ini justru memilih berurusan dengan penjabat kepala negara, Delcy Rodríguez, yang merupakan mantan wakil presiden era Maduro

Langkah Machado menyerahkan medali tersebut memicu reaksi dari Komite Nobel. Pihak komite menegaskan bahwa Hadiah Nobel Perdamaian bersifat final dan tidak dapat dipindahtangankan kepada orang lain

“Sebuah medali dapat berpindah kepemilikan, tetapi gelar penerima Hadiah Nobel Perdamaian tidak dapat dialihkan,” tegas Pusat Perdamaian Nobel melalui media sosial X.

Donald Trump sendiri menyebut tindakan Machado sebagai “isyarat luar biasa dari rasa saling menghormati.” Di sisi lain, Machado diharapkan menggunakan momentum ini untuk meyakinkan Trump bahwa mendukung pemerintahan sementara Rodríguez adalah sebuah kesalahan dan bahwa koalisi oposisi seharusnya memegang kendali transisi

sumber: bbc