Operasi Pasar Bendul Merisi: Kios Dijadikan Kos-Kosan, Pemkot Turun Tangan

Berita

SURABAYA, 24 NOVEMBER 2025 – Pemerintah Kota Surabaya melalui PD Pasar Surya resmi menertibkan puluhan stan di Pasar Bendul Merisi yang selama bertahun-tahun berubah fungsi menjadi tempat tinggal.

Penegakan aturan perpasaran ini dilakukan demi mengembalikan pasar sebagai ruang perdagangan yang tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Pada Jumat (21/11/2025), tim gabungan PD Pasar Surya, Satpol PP, kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri menyegel 53 stan yang disalahgunakan sebagai hunian maupun kamar kos. Pasar Bendul Merisi, yang dikenal sebagai “pasar beras”, sebelumnya banyak ditempati warga setelah kebakaran beberapa tahun lalu.

“Fungsi stan atau kios akan dikembalikan sebagai tempat berjualan, bukan tempat hunian,” tegas Dirut PD Pasar Surya, Agus Priyo, Sabtu (22/11/2025).

Agus menjelaskan, sebelum tindakan penertiban, pihaknya telah melakukan sosialisasi sejak 17 November 2025. Surat pemberitahuan juga ditempelkan di beberapa titik agar penghuni segera mengosongkan stan mereka paling lambat 20 November 2025.

Setelah tenggat berakhir, penegakan aturan langsung dijalankan. Semua stan yang disegel sudah terlebih dahulu dikosongkan oleh penghuninya. “Alhamdulillah, semua berjalan tertib dan lancar,” ujar Agus.

Ia menegaskan bahwa PD Pasar Surya menyambut pedagang baru yang ingin berjualan secara resmi di pasar-pasar daerah. Namun fungsi stan harus sesuai izin. “Kalau untuk jualan ya jualan, tidak boleh dialihkan menjadi hunian,” ujarnya.

Agus juga menyebut penertiban ini sebagai koreksi internal untuk meningkatkan pengawasan terhadap pedagang. Selain kasus stan jadi tempat tinggal, ditemukan pula stan yang berubah menjadi gudang barang bekas.

Direktur Pembinaan Pedagang, Gianto Sulistyono, menambahkan bahwa penertiban juga menyasar stan-stan rombeng. Sejumlah pedagang barang bekas meminta perpanjangan waktu untuk merapikan dagangan, dan PD Pasar Surya memberikan toleransi.

“Namun jika pada hari H belum dibersihkan, kami akan turun lagi,” tegasnya.

Foto : Dok Pemkot Surabaya