Dilalui Empat Sesar Aktif, PLN UIT JBM–BPBD Gresik Gelar Simulasi Gempa

Berita

GRESIK, 9 JANUARI 2026 – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggandeng BPBD Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi dan simulasi tanggap bencana gempa bumi bagi warga Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN sekaligus upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana.

Mengusung tema “Desa Siaga Bencana”, kegiatan yang berlangsung di pendopo Kantor Desa Tanjung, Rabu (7/1/2026), diikuti lebih dari 50 peserta yang terdiri dari pengurus RT/RW dan lembaga kemasyarakatan desa.

General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja menegaskan, program ini merupakan komitmen PLN untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar aset kelistrikan.

“Program TJSL UIT JBM adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan manfaat sosial yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Simulasi tanggap darurat gempa bumi ini merupakan salah satu rangkaian Program Desa Siaga Bencana yang telah kami susun sejak akhir 2025,” ujar Ika.

Ia menambahkan, ke depan PLN UIT JBM juga menyiapkan program pipanisasi air bersih di Desa Tanjung sebagai langkah antisipasi potensi bencana kekeringan.“Program selanjutnya adalah penyaluran air bersih untuk memperkuat ketahanan warga menghadapi dampak bencana,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Gresik Drs. Sukardi, M.M. mengungkapkan bahwa wilayah Gresik memiliki tingkat kerawanan gempa yang perlu diantisipasi serius.

“Wilayah Gresik dilalui empat sesar aktif, yakni Gresik–Surabaya–RMKS–Muria (Tuban). Ditambah struktur tanah di Gresik Selatan yang tergolong lembek, risikonya cukup tinggi jika terjadi gempa di atas 5 skala Richter, bahkan berpotensi terjadi tanah ambles,” terangnya.

Dalam simulasi tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan praktik langkah-langkah penyelamatan saat gempa bumi, mulai dari evakuasi mandiri hingga koordinasi darurat. Antusiasme warga terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Melalui program Desa Siaga Bencana, PLN UIT JBM menegaskan perannya tidak hanya sebagai tulang punggung penyaluran listrik di Jawa Timur dan Bali, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun ketahanan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

“Harapannya, pengetahuan warga meningkat, kesiapsiagaan semakin kuat, dan potensi dampak bencana dapat diminimalkan,” pungkas Ika.