
Jakarta, Senin 05 Januari 2026 – PT ASDP Indonesia Ferry mencatat 3.445.335 penumpang dan 850.426 unit kendaraan telah dilayani selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
“Sepanjang periode tersebut, layanan penyeberangan berlangsung aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo di Jakarta, Senin (05/01/2026) diansir Antara.
Dia menyebutkan secara kumulatif pada periode H-10 hingga H+10 Natal 2025, total penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, total kendaraan tercatat 850.426 unit, atau naik 6,7 persen dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan operasional penyeberangan nasional.
Heru menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan layanan Natal dan tahun baru ini tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi yang solid serta terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
ASDP memastikan layanan pada puncak arus berangkat maupun balik selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 secara keseluruhan berjalan lancar, aman, selamat, dan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia.
“Selain itu optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu. Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga berperan penting dalam menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru usai menghadiri Penutupan Posko Angkutan Natal dan tahun baru di Kementerian Perhubungan.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan terkait.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan penyelenggaraan angkutan Natal dan tahun baru berjalan dengan baik, lancar, dan tidak terdapat gangguan ekstrem yang berdampak signifikan.
Ia menilai Posko Natal dan tahun baru menjadi cerminan kuatnya sinergi antarkementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, operator transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi referensi penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan kenaikan penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan optimalnya pengelolaan layanan penyeberangan.
Ke depan, penguatan berkelanjutan akan difokuskan pada lintasan utama sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran.
ASDP mengimbau masyarakat untuk membeli tiket sejak jauh hari, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal.
Adapun 15 lintasan strategis penyeberangan itu meliputi Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Jangkar-Lembar, Kayangan-Pototano, Tanjung Api-Api-Tanjung Kelian, Telaga Punggur-Tanjung Uban, Ajibata-Ambarita, Nias-Sibolga, Padangbai-Lembar, Kariangau-Penajam, Bajoe-Kolaka, Bira-Pamatata, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, serta Bolok-Rote.