
Tokyo, Minggu 01 Februari 2026- Pejabat pariwisata di Jepang dan Korea Selatan merilis data yang menunjukkan bahwa jumlah wisatawan antara kedua negara mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025. Fenomena ini menandai babak baru dalam hubungan antarmasyarakat kedua negara yang semakin erat
Organisasi Pariwisata Korea mengumumkan pada Jumat (30/1) bahwa sekitar 3,65 juta wisatawan Jepang mengunjungi Korea Selatan tahun lalu. Angka tersebut mencatatkan peningkatan lebih dari 400.000 orang dibandingkan dengan tahun sebelumnya
Sementara itu, Organisasi Pariwisata Nasional Jepang memperkirakan bahwa lebih dari 9,45 juta warga Korea Selatan mengunjungi Jepang pada periode yang sama. Dengan demikian, total jumlah pelancong antara kedua negara melampaui 13 juta orang, sebuah angka yang mencetak rekor baru dalam sejarah pariwisata kedua negara.
Tren perjalanan juga menunjukkan perkembangan yang menarik. Makin banyak wisatawan Korea Selatan yang kini tidak hanya mengunjungi kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka, tetapi juga mulai merambah ke destinasi daerah untuk menikmati pemandian air panas atau bermain golf
Di sisi lain, Korea Selatan tetap menjadi destinasi yang sangat populer bagi wisatawan Jepang, terutama generasi muda yang memiliki ketertarikan kuat terhadap K-POP dan drama Korea Selatan
Kemudahan akses menjadi salah satu faktor pendukung utama kenaikan ini. Maskapai penerbangan telah meningkatkan frekuensi penerbangan reguler antara kota-kota daerah di Jepang dan Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir
Sebagai langkah ekspansi terbaru, penerbangan reguler pertama yang menghubungkan Shizuoka di Jepang dan Busan di Korea Selatan dijadwalkan akan dimulai pada bulan Maret mendatang
Meningkatnya hubungan bilateral ini tampaknya menjadi motor penggerak utama bagi warga Jepang dan Korea Selatan untuk saling mengunjungi
Kondisi ini terjadi di tengah penurunan jumlah wisatawan Cina ke Jepang yang dipicu oleh memburuknya hubungan antara Tokyo dan Beijing. Hubungan yang semakin solid antara Seoul dan Tokyo pun kini tercermin jelas melalui tingginya mobilitas wisatawan di kedua bandara negara tersebut
sumber: NHK News