BNPB Sebut 1.056 Huntara Untuk Korban Bencana Suatera Siap Dihuni

Berita

Jakarta, Jumat 23 Januari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melaporkan, sebanyak 1.056 unit hunian sementara (huntara) telah selesai dibangun dan siap dihuni dan sebanyak 7.414 unit masih dalam proses pembangunan

“Hingga saat ini, 7.414 unit masih dalam proses pembangunan, sementara 1.056 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, dalam siaran pers, Jumat (23/1/2026) dikutip Kompas.com.

BNPB mengatakan jumlah tersebut merupakan bagian dari total 42.900 unit rumah rusak berat, dengan 29.621 unit telah diajukan untuk pembangunan huntara.

Saat ini, jumlah pengajuan pembangunan hunian tetap (huntap) tercatat sebanyak 13.082 unit, dengan 648 unit saat ini di antaranya berada dalam tahap konstruksi.

Selain itu, BNPB juga melaporkan korban meninggal dunia akibat bencana Sumatera mencapai 1.200 jiwa. Abdul Muhari, mengatakan bahwa data tersebut merupakan jumlah korban hingga Kamis (22/1/2026).

“Dalam perkembangan terkini, tidak terdapat penambahan jumlah korban jiwa, hilang dan mengungsi. Total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.200 jiwa,” ujarnya.

Data BNPB menunjukkan, jumlah korban hilang mencapai 143 jiwa, sementara jumlah pengungsi sebanyak 113.903 jiwa.

Di sisi lain, berdasarkan laporan distribusi logistik sejak 29 November 2025 hingga 21 Januari 2026, total bantuan yang disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 1.761,1 ton yang pendistribusiannya dilakukan melalui berbagai moda transportasi.

Hingga pertengahan Januari 2026, pengajuan Dana Tunggu Hunian (DTH) mencapai 14.822 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 9.678 rekening penerima telah siap, dan bantuan telah disalurkan kepada 3.217 kepala keluarga.

Untuk mempercepat penanganan darurat, pemulihan, dan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi basah jangka pendek, BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Hingga 21 Januari 2026, OMC di Aceh telah dilakukan 527 sorti dengan total bahan semai 503.400 kilogram. Di Sumatera Utara, OMC dilaksanakan 402 sorti dengan total bahan semai 353.400 kilogram, sedangkan di Sumatera Barat tercatat 409 sorti dengan total bahan semai 406.325 kilogram,” tandasnya.