
SURABAYA, 20 MEI 2026 – Minat masyarakat Kota Surabaya terhadap layanan perpustakaan terus menunjukkan tren positif. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya mencatat, sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan ke berbagai layanan perpustakaan mencapai 474.140 kunjungan.
Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar.
Kepala Dispusip Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperluas dan mempermudah akses layanan perpustakaan bagi masyarakat.
“Layanan perpustakaan saat ini tersedia di dua lokasi utama, yakni Perpustakaan Balai Pemuda dan Perpustakaan Rungkut. Selain itu, kami juga terus mengoptimalkan layanan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujar Yusuf.
Menurutnya, layanan perpustakaan keliling diarahkan ke titik-titik strategis yang dekat dengan aktivitas warga. Pada pagi hari, mobil perpustakaan menyasar sekolah-sekolah, sementara pada siang hingga sore hari dialihkan ke taman-taman kota dan ruang publik.
“Pola ini kami terapkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat terlayani, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum yang beraktivitas di ruang publik,” jelasnya.
Yusuf menegaskan, penguatan layanan perpustakaan tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menanamkan budaya gemar membaca sejak usia dini serta mendorong peningkatan literasi masyarakat secara berkelanjutan. Untuk itu, Dispusip Surabaya terus memperkaya koleksi bacaan, khususnya buku anak.
“Kami menambah koleksi buku anak seperti dongeng dan cerita bergambar agar semakin menarik bagi anak-anak. Selain koleksi fisik, kami juga mengembangkan layanan perpustakaan digital agar masyarakat bisa mengakses bahan bacaan dengan lebih fleksibel,” katanya.
Data Dispusip Surabaya menunjukkan, kunjungan sepanjang 2025 didominasi oleh kelompok usia pelajar dengan total 370.852 kunjungan.
Adapun rincian kunjungan berasal dari Perpustakaan Balai Pemuda sebanyak 72.148 pengunjung, Perpustakaan Rungkut 19.341 pengunjung, Pojok Baca Digital (Pocadi) 1.391 kunjungan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) 193.158 kunjungan, serta Mobil Perpustakaan Keliling yang mencatat 138.611 pengunjung.
Selain melayani masyarakat umum, Dispusip Surabaya juga fokus mengembangkan program pendukung literasi anak melalui penguatan perpustakaan sekolah dan Taman Bacaan Masyarakat.
“Kami siap mendampingi dari sisi manajemen, penguatan koleksi, hingga referensi bacaan agar perpustakaan sekolah dan TBM semakin tertata dan diminati anak-anak,” tambah Yusuf.
Untuk menopang program literasi tersebut, Dispusip Surabaya terus memperkaya koleksi bacaan. Sepanjang 2025, total koleksi buku cetak dan digital mencapai 571.852 koleksi, terdiri dari 65.158 eksemplar buku cetak serta 1.902 judul ebook yang telah tersedia sejak 2024.
Ke depan, Dispusip Surabaya memastikan strategi peningkatan minat baca akan terus diperkuat melalui optimalisasi perpustakaan keliling, pengembangan layanan digital, serta penataan manajemen layanan yang lebih ramah dan menyenangkan, khususnya bagi anak-anak.