Massa Berbagai Kota di AS Tolak Perang Terhadap Venezuela

Berita

Washington DC, Senin 05 Januari 2026- Ratusan warga Amerika Serikat (AS) melakukan unjuk rasa di depan Gedung Putih, Washington DC, untuk memprotes serangan militer negaranya ke Venezuela, dengan meneriakan yel-yel “Tolak Perang di Venezuela” dan “Tidak Ada Darah untuk Minyak”

Selain itu pengunjuk rasa juga meminta AS menyingkir dari Venezuela dengan berteriak, “Jangan ganggu Venezuela.” Mereka juga mengatakan, “Kami tahu bahwa Trump berbohong ketika dia mengatakan perang ini tentang penyelundupan narkoba. Ini adalah perang untuk minyak.”

“Dari Palestina hingga Venezuela, AS keluar dari mana-mana,” teriak massa yang terus menggema dalam aksi protes tersebut

Demo pada hari Minggu (4/1) yang merupakan bagian dari unjuk rasa nasional “Tolak Perang di Venezuela”, tidak hanya terjadi di Washington DC saja, tetapi juga digelar di lebih dari 100 kota di AS, termasuk San Francisco, Atlanta, Chicago, Los Angeles, Miami, dan kota New York

Di kota New York, massa berkumpul di Times Square dengan membawa berbagai poster berbunyi “Jangan ganggu Venezuela”, “AS keluar dari Karibia”, “Tolak perang untuk minyak Venezuela”, dan “Pertahankan Venezuela dari imperialisme AS”

Mereka juga meneriakan,”Pertahankan Venezuela, Bebaskan Maduro”. “Perang ini bukan tentang narkoba, ini tentang minyak Venezuela,” ujar salah satu pengunjuk rasa yang merupakan warga kota New York

Sementara itu, pengunjuk rasa bernama Hasan yang seorang mahasiswa asal Pakistan mengungkap bahwa upaya AS merombak pemerintahan negara lain bukanlah hal baru. Ia berujar, “Namun, setidaknya upaya itu sebelumnya menggunakan kedok, seperti mengatasnamakan pemulihan demokrasi di Timur Tengah.”

“Namun hari ini AS tidak lagi mengenakan kedok. Ini jelas-jelas tentang minyak dan sumber daya alam,” tambahnya

Kerumunan besar juga terjadi di San Francisco untuk menentang perang terhadap Venezuela. Salah satu poster yang mereka bawa diantaranya bertuliskan “Rakyat menuntut uang untuk kebutuhan rakyat, bukan untuk mesin perang!”

Sementara itu salah satu penyelenggara unjuk rasa, Answer Coalition (Act Now to Stop War and End Racism) mengecam keras serangan militer AS skala besar ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, dengan menyerukan “Menolak perang tiada akhir lainnya”

“Perang AS akan menyebabkan kematian dan kehancuran bagi rakyat Venezuela. Mesin perang itu menyedot banyak sekali uang pajak kita, sementara keluarga-keluarga pekerja berjuang untuk memnuhi kebutuhan hidup. Rakyat perlu turun ke jalan dan menolak perang Trump terhadap Venezuela,” bunyi pernyataan organisasi itu