
Los Angeles, Senin 05 Januari 2026- Aktor kaliber Oscar, Leonardo Dicaprio, berbagi pemikiran tentang masa depan bioskop di tengah masifnya layanan streaming
Dalam wawancaranya sengan Times, dikutip dari Deadline pada hari Sabtu (3/1), Dicaprio menyoroti perubahan gaya menonton film masyarakat yang saat ini lebih condong ke layanan streaming, dan mempertanyakan selera orang-orang untuk pergi ke bioskop
“Perubahannya sangat cepat. Kita sedang menyaksikan transisi besar. Pertama, film dokumenter menghilang dari bioskop. Sekarang, film drama hanya diputar dalam waktu terbatas dan orang-orang menunggu untuk menontonnya di layanan streaming,” ujar Dicaprio
“Saya tidak tahu, apakah orang-orang masih memiliki selera? Atau akankah bioskop menjadi tempat terisolasi-seperti bar jazz?” tambahnya
Sebelumnya pada bulan lalu, berbicara kepada Deadline, Dicaprio mengaku akan menjadai tantangan tersendiri untuk mengajak orang berbondong-bondong datang ke bioskop untuk menyaksikan karya sinametik yang dinantikan
“Kita menghadapi tantangan yang lebih besar dari sebelumnya, menurut saya, untuk masa depan pengalaman sinematik. Mengajak orang untuk datang ke bioskop tampaknysemakin menjadi tantangan,” jelasnya saat itu
Keprihatinan Leonardo Dicaprio dilontarkan menyusul kesepakatan akuisisi studio film Warner Bros. Discovery (WBD) senilai US$72 miliar oleh layanan streaming raksasa Netflix pada awal Desember 2025
Sutradara film Avatar, James Cameron, menyampaikan tanggapan negatif atas rencana akuisisi Netflix terhadap studio film berusia 102 tahun tersebut. “Mereka harus membuat akomodasi dengan beberapa pembuat film seperti Guillermo del Toro dan sebagainya yang menjaga untuk tetap berpihak kepada bioskop,” ujar Cameron
baca juga: Netflix Caplok Warner Bros, jadi Akuisisi Terbesar Kedua di Industri Hiburan
“Aku pikir bukan rahasia lagi bahwa mereka (Netflix) ingin menggantikan bioskop,” ujar Cameron, dilansir dari Deadline